CEMARA
| Nama Tanaman | : | Pohon cemara |
| Nama Lain | : | Cemara |
| Nama Latin | : | Casuarina equisetifolia |
| Famili | : | Casuarinaceae |
| Asal Tanaman | : | Mediterania |
| Jenis tanaman | : | Akar Tunggang |
| Ciri-ciri Tanaman | : | Cemara sendiri merupakan tetumbuhan hijau abadi yang sepintas lalu dapat disangka sebagai tusam karena rantingnya yang beruas pada dahan besar kelihatan seperti jarum, dan buahnya mirip runjung kecil. Namun kenyataannya pepohonan ini bukan termasuk Gymnospermae, sehingga mempunyai bunga, baik jantan maupun betina. Bunga betinanya tampak seperti berkas rambut, kecil dan kemerah-merahan. |
| Manfaat Tanaman | : | 1. Menciptakan habitat makhluk hidup. Pohon ini menyediakan tempat berlindung dan makanan untuk makhluk hidup, seperti burung, serangga, mamalia, dan satwa lain, sehingga mendukung keanekaragaman hayati dan ekosistem yang sehat. 2. Menyerap karbon dioksida. Cemara membantu menyaring udara dengan menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Hal ini akan berkontribusi pada kualitas udara yang lebih baik. 3. Mencegah erosi tanah. Berbekal akar tunggang yang strukturnya kuat, pohon cemara dapat membantu mencegah erosi dengan menjaga kepadatan tanah serta menahan air di dalamnya. 4. Menahan angin. Pohon cemara banyak ditanam di sekitar kawasan pegunungan untuk mengurangi kecepatan angin. Hal ini membantu melindungi tanaman dan infrastruktur dari kerusakan akibat terpaan angin kencang. |
| Sumber | : | Wikipedia |