PANDAN WANGI
| Nama Tanaman | : | Pandan wangi |
| Nama Lain | : | Pandan Rampe, Pandan Wangi (Jawa); Seuke Bangu, Pandan Jau, Pandan Bebau, Pandan Rempai (Sumatera); Pondang, Pondan, Ponda, Pondago (Sulawesi); Kelamoni, Haomoni, Kekermoni, Ormon Foni, Pondak, Pondaki, Pudaka (Maluku); Pandan Arrum (Bali), Bonak (Nusa Tenggara). |
| Nama Latin | : | Pandanus amarylifolius |
| Famili | : | Pandaneceae |
| Asal Tanaman | : | Kepulauan di lautan pasifik |
| Jenis tanaman | : | Akar Tunggang |
| Ciri-ciri Tanaman | : | Pandan wangi merupakan tanaman perdu, tingginya sekitar 1-2 m. Tanaman ini mudah dijumpai di pekarangan atau tumbuh liar di tepi-tepi selokan yang teduh. Batangnya bercabang, menjalar, pada pangkal keluar akar tunjang. Daun pandan wangi berwarna hijau, di ujung daun berduri kecil, kalau diremas daun ini berbau wangi. |
| Manfaat Tanaman | : | 1. Mengobati Diare Khasiat daun pandan terletak pada kandungan tanin di dalamnya yang memiliki sifat sebagai agen antidiare. Ini bisa membantu mengatasi masalah diare dengan cara sederhana, yakni dengan merebus beberapa lembar daun pandan dalam air, lalu mengonsumsi air rebusannya untuk meredakan gejala diare. 2. Menurunkan Demam Demam dapat menghampiri siapa pun, dari orang dewasa hingga anak-anak. Umumnya, demam merupakan isyarat bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Pada saat demam, suhu tubuh akan naik, menyebabkan ketidaknyamanan. Salah satu cara untuk meredakan demam adalah dengan mengonsumsi air rebusan daun pandan. Langkah ini akan membantu suhu tubuh perlahan kembali normal. 3. Membantu Atasi Insomnia Menyantap minuman hangat di malam hari memiliki potensi untuk merilekskan tubuh dan memudahkan proses tertidur. Bagi Anda yang enggan mengonsumsi susu hangat karena merasa kenyang, air rebusan daun pandan bisa menjadi alternatif yang menarik. Cobalah tarik napas dalam aroma yang terpancar, kemudian nikmati setiap tegukan teh pandan secara perlahan. Dijamin, perasaan tenang akan menghampiri Anda dan bahkan dapat meredakan gejala insomnia. |
| Sumber | : | Wikipedia |